oleh

Gelar Unjuk Rasa, Ini Tuntutan ARB Soal Perusahaan Pencemar Lingkungan di Kabupaten Bekasi

SATUARAH – Puluhan pemuda yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Bekasi (ARB) melakukan aksi unjuk rasa di gerbang Komplek Perkantoran Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Senin (12/4/21) siang.

Persoalan lingkungan hidup yang melibatkan dunia Industri di Kabupaten Bekasi menurut Mahfudin Latif Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, sudah pada situasi yang mengkhawatirkan. Sejumlah kejadian seperti air kali merah dan hitam, kata dia, adalah fenomena yang tidak bisa dianggap remeh.

Apalagi tambahnya, Kabupaten Bekasi adalah Kota Industri terbesar di Indonesia. Banyaknya Perusahaan di Bekasi memaksa Pemkab Bekasi maupun DPRD Kabupaten Bekasi untuk serius dalam mengkaji usulan perijinan dari pihak perusahaan dan mengawasi berjalannya roda perusahaan agar patuh terhadap Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.

“Kami meminta DPRD, DLH dan Satpol PP jangan coba-coba ‘main mata’ dengan pengusaha nakal yang mencemari air dan udara Bekasi,” tegas Latif.

Latif menduga, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tidak serius dalam membantu menjaga kelestarian lingkungan hidup di Bekasi, apalagi Bekasi adalah salah satu Etalase Ekonomi Indonesia.

Komentar