oleh

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok dan Jajarannya Bersepeda Berikan Imbauan Prokes

SATU ARAH – Penyebaran Covid -19 masih saja melanda dunia, bahkan di Indonesia yang sudah terus mencapai 483.518 orang dan sebanyak 15.600 orang dinyatakan meninggal dunia akibat virus asal Wuhan, Tiongkok itu.

Untuk menekan penyebaran angka yang terus bertambah, TNI Polri terus berupaya mendukung pemerintah dari penyebaran virus tersebut dengan menindak tegas masyarakat yang melanggar Protokol Kesehatan (Prokes) dengan memberikan sanksi mulai dari teguran baik lisan maupun tertulis, denda bahkan sanksi sosial.

Di samping itu, dampak lain yang ditimbulkan adalah banyak terjadinya angka kejahatan narkoba, begal, jambret, rumsong dan lainnya yang memanfaatkan siuasi kondisi pandemi covid-19 saat ini.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok bersama jajarannya terus melaksanakan operasi Yustisi, imbauan protokol kesehatan dan patroli tempat-tempat rawan. Salah satunya adalah patroli sepeda untuk pencegahan tindak kriminal dan juga memastikan terlaksananya protokol kesehatan guna menekan angka penyebaran virus Covid-19.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Dr. Ahrie Sonta mengatakan, patroli sepeda yang dilaksanakan pihaknya ini untuk mengamankan masyarakat yang melaksanakan gowes di Kawasan Pelabuhan Sunda Kelapa yang merupakan salah satu tempat favorit di Jakarta bagi para pesepeda.

“Selain itu maraknya pembegalan kepada para bersepeda atau peserta gowes, antisipasi begal dan jambret, memberikan rasa aman dan nyaman bersepeda maupun wisatawan di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok dan memberikan himbauan protokol kesehatan,” kata Ahrie, Sabtu (21/11/2020).

“Terkait masih adanya wabah virus Covid-19 yang terus masih dirasakan di Indonesia, kita mengimbau kepada masyarakat agar terus melaksanakan protokol kesehatan, karena kita tidak tahu kapan wabah ini akan berakahir, untuk mencegah penyebaran wabah tersebut kita ikuti peraturan pemerintah dengan melaksanakan 3M (Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak) serta hindari dari kerumunan jika tidak penting, karena akan mempermudah terjadinya terpenularan virus tersebut,” imbuh Ahrie.

Sementara itu, Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa AKP Slamet Riyanto, S.H., S.I.K., M.Si yang memimpin langsung kegiatan patroli sepeda tersebut menyampaikan, Pelabuhan Sunda Kelapa selalu ramai dikunjungi para pesepeda setiap hari terutama pada Sabtu dan Minggu.

“Kami ingin memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan gowes di Pelabuhan Sunda Kelapa,” kata Riyanto di ruang kerjanya.

Komentar